Bosan sedih

Saya bosan bersedih hati. Rasanya kok seperti hidup tanpa harapan. Padahal saya yang sebenarnya bukan begini :)

Jadi, saya datang dengan berita baik.

Rumah sudah terbeli. Yay. Meski prosesnya membuat saya dilanda kepanikan hampir setiap hari. Proses pengajuan kredit pemilikan rumah, mengurus ini dan itu, dan menghitung anggaran.

Untunglah segalanya telah berakhir.

Rumah belum ditempati. Hanya perlu menambah tiga jendela di samping, yang akan menghadap ke taman kecil di lahan sisa, dan dua jendela di dapur, dan dua jendela di depan. Rumah dengan jendela di mana-mana :)

Saya suka suka suka sekali jendela. Saat kuliah dulu, saya punya tempat favorit di perpustakaan kampus. Kursi kayu di samping jendela yang lebar sangat. Saya bisa melihat pohon, rumput, jalan aspal kecil.

Rumah dengan banyak cahaya juga lebih menyenangkan.

Sudah hampir sepekan ini, pak tukang sibuk membobol tembok, memasang kusen dan daun jendela.

Doakan semoga rumah bisa selesai dengan baik. Dan ibu saya betah tinggal di sana kendati kompleks perumahan sangat sepi :)

Terima kasih banyak.