Tentang Tempat Tinggal

pintu-01

Selama di Utrecht, peserta summer course ditempatkan di sejumlah kawasan. Sebagian siswa bertempat tinggal tak jauh dari kampus Universitas Utrecht di De Uithof. Lainnya di asrama yang berbeda. Saya dan Ina termasuk golongan yang beruntung karena kami ditempatkan di Parnassos Cultural Center, yang terletak di Kruisstraat, 201.

parnassos11

Ini gedung yang menjadi pusat aktivitas mahasiswa. Sejumlah kegiatan dilangsungkan di sini, termasuk pertemuan para mahasiswa internasional. Panitia yang merancang program sosial untuk siswa summer course juga melakukan pertemuan rutin di gedung ini. Satu pagi saya juga mendapati empat orang berlatih memainkan alat musik di bangku-bangku merah jambu di lobi.

parnassos2

Semua kegiatan kebudayaan bertempat di sisi kiri dari pintu masuk, sementara asrama, dengan 72 kamar yang biasanya digunakan para mahasiswa untuk program studi yang digelar dalam jangka waktu pendek, berada di sisi kanan.

lobi

Dari gedung kampus Utrecht di Drift, tempat kelas musim panas berlangsung, gedung ini bisa dicapai dengan berjalan kaki. Ada dua jalan yang dapat dipilih. Dari depan gedung kampus belok ke kiri lalu ke kiri lagi menuju Biltstraat, terus lurus melewati Keizerstraat dan Lucasbolwerk, terus lagi dan sampai di Kruisstraat. Jika melalui rute ini, gedung Parnassos ada di sebelah kiri jalan.

Rute lain yang juga bisa dipilih adalah dari gedung Utrecht di Drift belok ke kanan, tiba di perempatan ambil arah kiri menuju Nobelstraat, terus hingga menemui persimpangan antara Maliesingel dan Kruisstaart, belok ke kiri lurus, dan Parnassos ada di sebelah kanan.

Rute pertama dan rute kedua sama menariknya. Kita bisa temukan toko-toko kecil yang menawarkan beragam suguhan, dari kopi hingga supermarket, dari toko roti sampai gedung teater, dari tempat mencuci cetak foto sampai makelar rumah, dari penyalur tenaga kerja sampai salon.

Parnassos berdiri di lokasi yang sangat sangat strategis. Untuk menuju pusat kota, penghuni asrama dapat berjalan kaki menuju Centrum sekitar 20 menit. Kalau sedang terburu-buru bisa naik bis yang menuju Central Station dari Wittevrouwen, halte terdekat dari Parnassos terletak tak jauh dari Museum Maluku -yang bisa dibilang bertetangga dengan Parnassos-. Pemberhentian bis ini bisa ditempuh dengan berjalan kaki hanya dalam waktu lima menit saja ;)

Semua kamar dilengkapi dengan meja belajar, tempat tidur, lemari, dan rak. Ada keran untuk mencuci muka dan menggosok gigi. Kamar mandi terdapat di luar kamar. Mereka juga menyediakan dapur. Peralatannya lengkap, sangat lengkap. Ada dua kompor listrik, microwave, dan kulkas. Selain perlengkapan untuk memasak, di dapur juga bisa ditemukan peralatan untuk mencuci, seperti mesin cuci dan pengering.

Yang lebih menyenangkan lagi. Kamar-kamar di bagian belakang, termasuk kamar saya -yay- memiliki jendela-jendela lebar yang dapat dibuka dan menjadi akses menuju … taman. Saya sukasukasuka sinergi perpaduan antara jendela lebar dan taman.

taman

Pada hari-hari pertama di sini, udara masih terasa dingin. Jadi jendela lebih banyak tertutup dan saya hanya menikmati pemandangan dari balik kaca. Tapi belakangan cuaca bertambah baik dan baik. Hari ini jendela saya buka hingga saya bisa dapat mendengar gesekan daun juga merasakan semilir angin yang memenuhi ruang kamar. Seperti senja-senja sebelumnya, sekelompok orang akan datang ke taman dan bermain sepak bola atau basket sampai petang pergi.

Saya senang memiliki tempat tinggal yang nyaman selagi jauh dari rumah.

Dan di luar sana, tetangga saya dari Romania sedang menghabiskan sore bersama dengan tetangga yang lain; laki-laki dari Spanyol yang tengah mengambil kursus administrasi publik di negaranya dan bercita-cita menjadi pegawai negeri. Tepat di samping kamar saya, mahasiswa dari Korea Selatan kebingungan bagaimana menghabiskan malam dengan tidur sendirian karena ia tak diizinkan membawa teman Korea-nya yang lain, yang tinggal di kamar yang berbeda, menginap di tempatnya, seperti malam-malam sebelumnya (petugas asrama tahu hal ini dan langsung melarangnya).

Saya harap mereka juga merasakan hal yang sama; tempat tinggal yang nyaman dan membuat mereka tidak merasa asing selama mereka di sini :)

foto-diri

2 thoughts on “Tentang Tempat Tinggal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *