Ada Tidak Ya?

Bertahun-tahun mengakrabi diri dengan blog menghasilkan basis pertemanan baru. Menyenangkan. Banyak di antara rumah maya tersebut yang secara rutin saya kunjungi. Menyimak kisah-kisah terbaru milik mereka, tentang beragam hal; keluarga, situasi kekinian, film, musik, politik, cinta, dan banyak lagi.

Tak jarang beberapa di antaranya tak lagi mendapat pasokan kisah baru. Kisah seperti berhenti dirajut. Pada saat-saat seperti ini, aneka pertanyaan pun terbentuk: apakah mereka baik-baik saja? kira-kira apa ya yang tengah mereka lakukan sehingga belum ada lagi kisah tersaji?

Beberapa bulan ini saya tak lagi secara rutin menulis di rumah maya, halaman putih ini. Ritme pekerjaan yang kini kian cepat harusnya tak dijadikan kambing hitam untuk jeda saya kali ini. Toh banyak orang dengan kesibukan yang jauh lebih menggunung ketimbang saya masih dapat memasok tulisan dengan periode yang ajeg. Lemahnya disiplin dan pembagian waktu yang amburadul memberi kontribusi yang signifikan (hahaha, bahkan bahasa menulis berita keras pun terbawa kemari) terhadap mengendurnya semangat menulis.

Emm … Saat saya tidak mengisi halaman putih ini pada waktu-waktu lalu, kira-kira ada tidak ya sebuah pertanyaan -yang biasanya saya tujukan pada orang-orang yang lama tidak terlihat di blog mereka- di benak kalian? Kira-kira si Atta ini ke mana ya? ;) (Hahaha, saya ini, memangnya saya siapa? :p)

Saya tetap di sini, bahagia dengan aktivitas yang saya hadapi, dan gembira bisa sampai di fase yang sekarang. Saya masih terus mencintai kehidupan, terus jatuh cinta pada orang yang sama setiap harinya -laki-laki harum hutan yang rasanya makin rupawan dari hari ke hari-. Saya masih tetap berkelana (tak sabar rasanya untuk menceritakan perjalanan terakhir saya ke Kepulauan Derawan, surga yang membuat saya makin bangga jadi orang Indonesia). Saya masih akan menulis. Berusaha untuk tidak terlena terlalu lama, mencoba tidak membiarkan kemalasan membekap saya lebih erat.

Ah, senang rasanya bisa kembali … ;)

54 thoughts on “Ada Tidak Ya?

  1. Derawan emang keren ya? jadi inget 4 tahun lalu tuh. Tapi sayang, ombaknya lagi tinggi banget. ngendon di Berau, terus di Tanjung Batu nungguin ombak :))

    jadi udah liat penyu, liat pantai, turun ke bawah, dan apa lagi nih…

    Aku tau Atta lagi sibuk kan *hihihihi*

    Selamat Menulis [Disini] Lagi

  2. Selamat datang kembali, meski saya juga blomo rajin berkunjung kesini, dirimutak pernah terlupakan.. saya masih ingat saat bertemu pertama kali “menyamar” – it was a pleasant suprise, I hope.

    Saya masih disini.. mudah2an tahun depan bisa lebih dekat dengan keluarga dan tentunya kawan-kawan bloggers.. seperti dirimu :D

  3. Aku selalu bertanya-tanya kok. Knp belum ada tulisan baru setiap kali berkunjung ke rumah maya ini yah?. mungkin sedang sibuk kali yah. :)

    Ayo terus menulis. Aku mendukung mu selalu.

    Seorang Pengagum Rumah Maya ini.

  4. hehehe… saya bertanya2 tuh, ke mana ya pengasuh blog negeri senja. padahal selama ini kalo mampir ga pernah meninggalkan jejak, tp pas bolak balik mampir ga ada aja, begitu mampir ada posting baru jadi tergoda menjejak

  5. atta … kamu seperti asap kadang datang kadang pergi, ada dan tiada, begitu cepat menguap di kala segalanya baru saja bermula hihihihihi belum sempet ngobrol banyak sama atta hiks hiks hiks… jangan sampai tersasar lagi di kala hujan, ya!

  6. mba atta..akhirnya aku bs baca tulisan mba lg after 3 month hanya melihat ruang putih dgn isi yg sama..
    ayo menulis lagi..menciptakan inspirasi2 baru buat aku :) semangat!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  7. Kirain warungnya mau tutup. Lama ndak menikmati gaya bahasa puitis kayak jeng Atta. Ah seandainya ada waktu bertatap muka, bisa aku menyerap ilmu darinya. Sungguh luasnya kelana kata tanpa meninggalkan makna.

    Jangan lama-lama, kangen tulisan njenengan.

    Salam.

  8. Ada ta… banyak yang tanya.. dan kangen dengan semua cerita kamu seperti koment di atas… DERAWAN memang Indah.. sempat lihat menyelam kah? ah senangnya kamu kembali… salam dari perbatasan..

  9. tiba-tiba aku rasa sesak,
    apakah ngeblog juga seperti memunyai boneka
    kadangkala ditinggalkan, tetapi juga ada saatnya dirindukan
    ………………………………..
    aku penat
    padahal belum seberapa

    ***
    salam kenal deh buat mbak atta
    sayangnya saya tak punya boneka

  10. ketatnya ritme pekerjaan membuat saya jadi tak punya energi untuk menulis di rumah maya saya … hahahahahahaha …. problemnya sama ya, ‘ta, meskipun sebetulnya juga karena kekurangdisiplinan kita …

    oalah … walah … tibake yo podo wae masalahe … problem sesama orang jalanan … hahahaha

    kapan ke solo, ‘ta?

  11. atta, aku dah lama bgt nggak nulis gara2 banyak perubahan hidup :) hari ini tiba2 kangen and i found your name again, kangen… jadi pengen nulis lagi seperti dulu. hum… bisa nggak yah?
    really glad to “read” you again.

  12. Terima kasih mbak, tulisannya meneduhkan hati, saya menemukan blog ini atas ‘petunjuk’ seorang teman pengunjung setia negeri senja,.. saya membaca saat sedih sekali karena patah hati (Wees),… meresapi tulisan dengan bahasa hati yang puitis namun penuh kekuatan,.. sungguh pengobat yang manjur,….terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *