Ada Tidak Ya?

Bertahun-tahun mengakrabi diri dengan blog menghasilkan basis pertemanan baru. Menyenangkan. Banyak di antara rumah maya tersebut yang secara rutin saya kunjungi. Menyimak kisah-kisah terbaru milik mereka, tentang beragam hal; keluarga, situasi kekinian, film, musik, politik, cinta, dan banyak lagi.

Tak jarang beberapa di antaranya tak lagi mendapat pasokan kisah baru. Kisah seperti berhenti dirajut. Pada saat-saat seperti ini, aneka pertanyaan pun terbentuk: apakah mereka baik-baik saja? kira-kira apa ya yang tengah mereka lakukan sehingga belum ada lagi kisah tersaji?

Beberapa bulan ini saya tak lagi secara rutin menulis di rumah maya, halaman putih ini. Ritme pekerjaan yang kini kian cepat harusnya tak dijadikan kambing hitam untuk jeda saya kali ini. Toh banyak orang dengan kesibukan yang jauh lebih menggunung ketimbang saya masih dapat memasok tulisan dengan periode yang ajeg. Lemahnya disiplin dan pembagian waktu yang amburadul memberi kontribusi yang signifikan (hahaha, bahkan bahasa menulis berita keras pun terbawa kemari) terhadap mengendurnya semangat menulis.

Emm … Saat saya tidak mengisi halaman putih ini pada waktu-waktu lalu, kira-kira ada tidak ya sebuah pertanyaan -yang biasanya saya tujukan pada orang-orang yang lama tidak terlihat di blog mereka- di benak kalian? Kira-kira si Atta ini ke mana ya? ;) (Hahaha, saya ini, memangnya saya siapa? :p)

Saya tetap di sini, bahagia dengan aktivitas yang saya hadapi, dan gembira bisa sampai di fase yang sekarang. Saya masih terus mencintai kehidupan, terus jatuh cinta pada orang yang sama setiap harinya -laki-laki harum hutan yang rasanya makin rupawan dari hari ke hari-. Saya masih tetap berkelana (tak sabar rasanya untuk menceritakan perjalanan terakhir saya ke Kepulauan Derawan, surga yang membuat saya makin bangga jadi orang Indonesia). Saya masih akan menulis. Berusaha untuk tidak terlena terlalu lama, mencoba tidak membiarkan kemalasan membekap saya lebih erat.

Ah, senang rasanya bisa kembali … ;)