Petualangan Baru

Mmm … kira-kira apa saja yang akan dibawa?
Saya membayangkan tas biru -dari sebuah operator seluler- rasanya cocok untuk menampung semua perlengkapan. Petualangan sekitar tiga sampai empat hari?
Pakaian ganti, cari yang bahannya nyaman, dan tak mudah kusut
Buku, ini wajib. Akan banyak waktu senggang, tak mungkin melamun, menonton televisi juga pasti akan sangat membosankan, mendengarkan musik? Mendengarkan musik sambil tak melakukan apa-apa rasanya juga kurang asyik. Jadi buku adalah teman yang pasti menyenangkan. Di perpustakaan pagi tadi saya menjadi orang pertama yang meminjam For One More Day karya Mitch Albom, di rumah juga ada The Miracle Life of Edgar Mint yang belum sempat dijamah sejak membelinya tahun lalu. Dua saja cukup. Kalau bosan ada Majalah Tempo edisi terbaru. Kalau masih bosan? Minta tolong mitra strategis untuk membawakan beberapa buku ;)

Apa lagi?
Handuk, pakaian dalam, selimut harum yang baru diambil dari laundry, lalu Bergson -boneka anjing coklat yang ramah dan sabar- biasanya ditaruh di atas bantal saat membaca buku agar letak kepala lebih tinggi, kalau tidur Bergson bisa menutupi kuping. Nyaman rasanya.

Apa lagi?
Pashmina larik-larik merah dari India yang diberikan sahabat tercinta, minyak kayuputih -harum minyak kayuputih menenangkan, hidup tanpa minyak kayuputih rasanya tak mungkin-

mmm …

dan ini
dan itu
dan itu

yayaya.

Nanti malam saya akan berkemas. Untuk sebuah petualangan baru. Petualangan yang pintu gerbangnya saya masuki minggu lalu.

jadi prof? tanya saya kala itu pada sosok berambut putih dengan jas putih
ya, operasi, jawabnya, memandang saya.

Ia lalu mencoret-coret kertas putih. Profesor dengan serentetan gelar di depan dan belakang namanya itu menggambar. Ada luka di sini, di kedua sisinya, katanya sambil terus menggambar, membuat hitam yang lebih pekat pada kedua sisi garis lurus yang ia buat. Operasi akan menyembuhkannya, ucapnya, singkat.

Saya tak banyak bertanya. Usapan di lengan dari suster berbaju hijau, yang bahkan namanya pun tak saya ingat, terasa meneduhkan.

Dalam hidup selalu ada kali pertama, bukan begitu? Nah, ini kali pertama untuk saya. Petualangan baru ini tak ubahnya perjalanan yang sebelum ini pernah saya lakukan (bedanya kali ini saya tak ditemani Teddy -kamera Nikon andalan, yang memahami saya seutuhnya-). Semoga ada nutrisi jiwa yang saya kantungi setelah petualangan baru ini.

Saya tahu saya pasti akan baik-baik saja. Bukan operasi besar, hanya sedang saja. Ma’e tak akan direpotkan. Tak nyaman rasanya membiarkannya mengurus ini dan itu. Tokh saya tak benar-benar sendiri. Mitra strategis dengan sabar memberi dukungan tanpa henti. Teman-teman dekat juga selalu siaga. Saya akan baik-baik saja, hanya perlu memperbaiki sesuatu yang tidak beres di dalam sana. Prof dokter yang handal. Jadi, saya tahu: saya akan baik-baik saja. Pasti.

Selamat berjumpa kembali. Nikmati hari. Pandangi hujan. Ciumi aroma pagi. Bercanda dengan sinar matahari. Lakukan hal-hal menyenangkan yang membuat hati berseri. Jaga kesehatan, banyak minum air putih, terus berolahraga, dan berusaha untuk hidup lebih baik setiap harinya ya :)

55 thoughts on “Petualangan Baru

  1. wah..”tante asik” bakal di operasi ya?
    bahkan rumah sakit bisa menjadi tempat berpetualang !

    semoga “tante asik” diberikan kesehatan, kesehatan yang tidak ada kesakitan setelahnya.

  2. sssttt… tta, temenku yang takut sama jarum juga baru operasi mata. terus pas masuk r-o disuruh tiduran sama dokternya nggak mau, milihnya tengkurap.

    meski sudah dibius, tetep aja dia milih tengkurap.

    akibatnya, waktu bangun mata dia jadi empat. dua mata baru di belakng, dua mata asli di depan.

    he.. he.. keliatan banget ngapusi ya??

    :)

  3. Dear Atta,
    Cepat sembuh ya, Ta.
    Biar bisa berpetualang lagi sambil bawa si Teddy.
    Cepat sehat ya, Ta.
    Biar bisa bawa si Teddy untuk kunjungi kami yang segera akan hijrah dan bermukim di tanah rantau yang baru, di dekat Ho Tay Lake.

  4. huuu huuuu atta, semoga cepat sembuh kembali ya, dan bisa lebih menghargai dunia dengan senyumanmu yang menular :) anyway, the miracle life of edgar mint-nya beli di mana??? :D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *