Jadi Begini Rasanya Bertemu Belahan Jiwa…

jam gadangJeep yang dikemudikan Pak Anas memasuki kota itu sore hari. Perlahan-lahan. Semestinya semburat jingga sudah mulai bertugas. Memulas langit barat. Menghadiahkan penduduk bumi permainan warna-warna yang cantik. Tapi… sore ini semburat jingga urung muncul, mengalah dan memberikan ruang pada rintik kecil-kecil.

Rinai hujan turun sejak perjalanan dari Istana Pagaruyung. Kecil-kecil. Saya sangat sangat sangat suka gerimis. Jalan basah. Aroma tanah.

Pak Anas, pengemudi sebuah persewaan mobil di Padang menurunkan saya di muka hotel. Semua orang yang saya tanya saat saya merancang perjalanan Desember akhir tahun lalu itu menyebutkan nama hotel ini sebagai yang wajib diinapi. “Enak, dari sana kamu bisa lihat Ngarai Sihanok, mau jalan ke Jam Gadang, tinggal jalan kaki dari hotel”.

Satu janji temu dibuat. Dua jam lagi, Pak Anas kembali menjemput saya. Untung ada Pak Anas. Ayah satu orang anak ini lahir dan besar di Batusangkar, membuatnya mengenal seluk beluk ranah minang. Pak Anas pengemudi yang baik. Sepanjang perjalanan, dia tahu kapan saatnya melambatkan mobil dan berhenti. Memberi kesempatan saya untuk berdiri di tepian Danau Singkarak atau mengagumi sawah menguning dan kebun teh yang terhampar di Solok dalam perjalanan antara Padang-Bukit tinggi

Tak banyak yang bisa dilakukan di malam hari. Hanya makan malam di Pasar Banto dan sedikit memutari kota. Pak Anas menghindari jalan sekitar Jam Gadang, satu pentas musik membuat suasana hingar bingar. Dari jendela kamar hotel, saya bisa melihat ujung Jam Gadang dalam siraman cahaya lampu kota.

Hujan usai juga. Pagi hari tanpa rinai. Beberapa spot bisa dikunjungi secara estafet. Selepas tengah hari nanti, perjalanan dilanjutkan menuju Danau Maninjau.

Pagi hari tanpa rinai menyusuri Goa Jepang, Benteng Fort de Kock, Pasar Atas dan rumah kelahiran Bung Hatta, Bapak Bangsa, pada sosoknya melekat sifat jujur dan bijak. Rumah sederhana itu terletak tak jauh dari Pasar Banto.

Dan… sebelum meninggalkan kota, Jeep diarahkan menuju Jam Gadang.

Saya berdiri, menatap ikon dari kota dengan cuaca yang lembut ini. Hanya saya dan Bukit tinggi. Aura hangat yang terpancar dari kota ini dengan mudahnya membuat saya jatuh hati.

Di depan Jam Gadang saya tebarkan pandangan ke sekitar. Suasana tak begitu ramai. Bendi-bendi di pinggir jalan. Dan tiba-tiba perasaan nyaman itu hadir. Nyaman. Tenang. Dalam diam … desiran itu datang.

Jadi begini rasanya bertemu belahan jiwa. Bukan lagi kupu-kupu dalam perut. Atau landasan pacu yang bergemuruh pindah ke organ dalammu. Tapi, rona merah jambu yang bermuara pada perasaan tenang. Segala kenyamanan yang berkumpul di pusat hati. Rasanya seperti … sesuatu yang berdesir saat saya berada di depan Jam Gadang.

jadi begini rasanya bertemu belahan jiwa. saya dan bukit tinggi. siang itu.

36 thoughts on “Jadi Begini Rasanya Bertemu Belahan Jiwa…

  1. Suka iri dgn postingan Atta, apalgi kalo udah nulis tentang perjalanan.
    Enak banget Ta…
    Sedang gw, masih terperangkap dalam satu lantai di gedung berlantai 25
    Pagi sampai ke malam :(

  2. Mbak, apa ya nama hotel yang di bukittinggi, karena saya akan kesana insya Allah akhir April ini.
    Mohon dijawab lewat e mail saya langsung ya Mbak.

    Terima kasih.

  3. bukittinggi emang indah coy, indah banget…..
    saking indahnya cintaku pernah kandas dengan belahan hati dibukittinggi…….. ya terbelah2 dech
    hehehehehehehh

  4. Mba, apa ya nama hotel yang di bukittinggi, karena saya dan kel. akan kesana insya Allah pada tanggal 7 Juli ini. Kalau bisa tolong jg kasih saya mengenai jadwal2 selama disana dong termasuk mobil yg bisa disewa plus gaetnya, seperti pak Anas itu loh… Rencananya saya dr tgl 7 sd 10 di bukit tinggi dan 10 s/d 11 di padang.

    Jawabnya ke email aku aja ya Mba….

    Terima kasih atas bantuannya.

  5. hi,..
    boleh tau alamat atau no telp dr hotel tempat menginap di bukit tinggi ? karena minggu depan saya akan ke sana. dan pls help no telp pak Anas

    thx a lot for your help

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *