Kiriman Untukmu

Sejak beberapa hari lalu sebenarnya ide ini sudah mampir di kepalaku. Tapi, selalu saja tertunda. Dan sekarang akhirnya waktu luang itu kudapat juga. Ya, hari ini aku akan mulai mempersiapkan satu kiriman untukmu.

Niat mengirimkannya lewat jasa pos akhirnya kubatalkan. Kamu tahu kenapa? Karena aku yakin jasa pos bukan layanan terbaik untuk menghantarkan kiriman ini. Bukan jasa pos kasihku, tapi angin.

Angin akan membungkus kiriman ini rapat-rapat. Menjaga hangatnya. Dan menghantarkannya tepat di hadapanmu. Angin yang lembut akan menerbangkan kecupan ini untukmu. Jangan terkejut sayang, yang angin hantarkan senja ini, yang aku persiapkan memang kecupan. Sebentuk kecupan untukmu.

Saat langit barat dipulas semburat jingga, berdiri dan hadapkanlah wajahmu ke sana. Dapatkah kau rasakan angin lembut yang berdesir perlahan? Angin lembut yang datang dengan kecupanku di dalamnya.

Sekarang, coba katupkan dua kelopak matamu.

Dapatkah kau rasakan kecupan lembut itu jatuh di dua kelopak matamu yang terpejam? Kecupan lembut yang juga singgah di kedua lengkung alismu. Perlahan bersama desir angin yang lembut. Dan dapatkah kau tangkap setangkup rasa kasih yang juga datang bersama kirimanku?

Setelahnya angin akan memelukmu pelan. Memberimu kekuatan saat kau gundah. Angin dan kecupan di kelopak mata juga di lengkung alis bersinergi melindungimu. Kapan pun…

Semoga kau senang dengan kirimanku kali ini. Jangan lupa kabari aku begitu kiriman ini sampai ya… :)

23 thoughts on “Kiriman Untukmu

  1. wahhh… atta makin dahsyat aja nih. apalagi lagi jatoh cinta hahaha… suwer ta, gw berasa baca tagore! cieeee suit suittt!
    makasih ya ucapan slametnya. nice weekend!

  2. Wah kalo dikirim lewat angin, yg nrima bisa kembung dong ah, dan juga kiriman bisa ngga nyampe kalo yg dikirimi minum jamu tolak angin hehe..*udah ah ntar dijitak ni gw*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *