Bangkrut….

Perjalanan ke ranah minang selesai sudah. Tengah hari kemarin saya sudah menginjakkan kaki di Soekarno-Hatta. Ikut ke dalam arus orang-orang yang bergegas. Mulai menggerutu melihat kemacetan di mulut tol Prof. Dr. Ir. Sedyatmo dan tergesa-gesa meliput acara peluncuran ponsel dengan seragam travelling (rok jeans, kaos tanpa kerah, sepatu butut) setelah sebelumnya menaruh travel bag di kantor. Phuff….

Padahal beberapa jam sebelumnya, ritme bergerak sangat lambat. Pagi hari sebelum pergi ke bandara Tabing, angin pantai pasir jambak masih memainkan anak rambut saya. Mengunjungi pantai kala fajar. Melihat perkampungan nelayan. Hewan Ternak yang merumput. Pasar ikan tradisional.

Perjalanan ke Padang kemarin benar-benar membekas. Teman kerja di kantor bilang wajah saya berseri-seri. Hidup rasanya menjadi lebih ringan. Saya mengunjungi banyak tempat. Padang, Solok, Batusangkar, Pariaman, Tanah Datar, Sicincin, Bukit Tinggi (saya tak mengingat dengan jelas nama desa-desa kecil yang dilewati).

Saya melongok beragam spot menarik; pantai padang, pantai air manis, jembatan siti nurbaya, teluk bayur, teluk bungus, pulau pasir putih, taman hutan rakyat bung hatta, danau di atas, danau di bawah, danau singkarak, istana pagaruyung, jam gadang, pasar atas, pasar bawah, rumah bung hatta, benteng fort de kock, ngarai sihanok, benteng jepang, danau maninjau, kelok 44, lembah anai, tabek patah, dan tempat-tempat menarik lainnya.

Perjalanan ke Padang kemarin benar-benar membekas. Hidup rasanya menjadi lebih ringan. Tidak hanya itu, kantong saya juga lebih ringan alias bangkrut. Bepergian sendiri dengan suksesnya mengurangi saldo tabungan saya :)

Oke, sekarang waktunya bekerja keras kembali. Menghasilkan uang untuk perjalanan berikutnya. Atau, ini memang sudah saatnya menemukan partner travelling yang pas, sehati dan sejiwa. Teman perjalanan yang tidak menjemukan. Akan lebih seru lagi kalau ia juga menenteng kamera dan punya selera humor yang bagus. Hehehehe, saya sudah mulai melantur. Ini pasti efek samping dari kebangkrutan :D

41 thoughts on “Bangkrut….

  1. Partner travelling yang sejiwa? Waaaah kayaknya gue udah nemuin orangnya, tapi belum ketemu waktu buat ke Padang -jadi ke Bandung dulu deh….. (Lagipula kampung dia kayaknya bakalan heboh: pulang dari rantau tiba2 bawa cewek):ppp

  2. jiyeeee…
    gw bisa jadi teman perjalanan yang menyenangkan, bisa juga menenteng kamera… umm, selera humor saya juga tak begitu buruk…

    mau tak?

  3. stania : huahahahhahahhaa. gak papa toh? berarti semua berhasil diraih si tampan nan cerdas itu di perantauan.

    penikmat senja : banyak angle menarik. sayang saya bukan fotografer. hiks.

    enda : gimana ya nda. maksud saya… eh… :D

    okke : tak boleh :D kebun strawberry, tangkuban perahu, kedengarannya tawaran menarik. gimana ke?

    neenoy : wah, bagian ini yang repot. salam buat Obin ya bunda. lama tak bersua nih kita.

  4. Waaaa..Atta! Jalan2 gak ngajak2! Aku kan juga mau dong jalan ke Padang wekekekek…tenang2, partner perjalanan bakal datang dengan sendirinya…gak usah dicari2, entar malah ngilang dianya *sok tau bgt ya gw???*

  5. Sebuah perjalanan, sepanjang memungkinkan, *apalagi bagi bujangan*, justru akan lebih menarik jika kita lakukan seorang diri. Keindahan dan kesan akan kita bagi setelah kita kembali. Teman baru, biasanya, siap berkenalan, tanpa rencana, tanpa janjian, selain kebetulan belaka. Suatu kali ada serentetan hari ketika saya berjalan dari kota kecil ke kota kecil, tanpa rencana lengkap, menginap di hotel kecil, dan bangun pagi adalah kenikmatan tiada tara: saya tak tahu nanti malam ada di kota apa dan menginap di mana, dan tak peduli besok pagi bangun dengan keinginan apa… (dari jauh, melalui telekomunikasi, istri saya bertanya, antara canda sekaligus curiga dan waswas: “juga nggak tahu tidur sama siapa kan?”)

    :)

  6. bila ditimbang menurut jumlah spot menarik dari pantai padang, pantai air manis, jembatan siti nurbaya, teluk bayur, teluk bungus, pulau pasir putih, taman hutan rakyat bung hatta, danau di atas, danau di bawah, danau singkarak, istana pagaruyung, jam gadang, pasar atas, pasar bawah, rumah bung hatta, benteng fort de kock, ngarai sihanok, benteng jepang, danau maninjau, kelok 44, lembah anai, tabek patah, sampe ada yang tak tau namanya, maka perjalanan ini bukanlah sebuah kebangkrutan.

    ayo mana pamerannya?

  7. sekarang emang butuh partner, tapi setelah “seperti” mas Kere… akan juga mengidamkan kesendirian yang “bebas” menikmat hehehe… :D

    btw, emang pas kalo dengan yg pinter motret, jadi banyak kenangan yg terdokumentasi… bikin hidup lebih hidup… :mrgreen:

  8. pas lagi jalan2 di padang kerasa ga kharisma kota tua nya????? kapan2 kalo mo jalan ke padang lagi free guide nya available nih……aku gede di padang lho….jadi dijamin ga bakal kesasar deh….

  9. catatan mbak atta membuka mata.. kirain cuma burung saja yg suka sliwar-sliwer menikmati bentang cakrawala.. duh senengnya kalo fauna juga diperkenankan jadi ‘teman seperjalanan’ para manusia dalam melintasi alam ini.. dan bukannya ditangkapi jadi komoditi atau masuk jeruji…

  10. partner perjalanan ? waduh..aku punya teman banyak di ranah minang lho…tapi, aku kadang juga berjalan sendiri…dan the real partner waktu itu ya…sahabat tersayang yang orang Minang tapi tinggal di jakarta, rencanaku mendadak sih..jadi nggak bisa nemenin, he accompanied me by sms…always..:-))

  11. saya blum pernah ke Padang walopun katanya Nenek Moyang bokap dari Padang, kalo Palembang siy pernah :) .
    btw pake moderation comment yah mba Atta? saya pakai Authentifikasi comment sekarang.

  12. pilih mana, banyak duit tapi cuma tahu monas dan stasiun gambir atau bangkrut tapi tahu dunia kecil ?…ahak ahak uang bisa dicari lagi tapi kesenangan.. ?….hehehehehheh foto2na dunk mbak diaplod gitu lhowww.. :P

  13. hmmmm…kadang-kadang dengan siap sedianya seseorang untuk dikirimi sms bahwa saya sedang menikmati apa yang saya liat, saya udah negrasa cukup tuh Ta…tapi kalo dibilang loner,sumpah mampus gue tolak!

  14. partner travelling?? gue banget!! plus bisa motret juga lagi! hehehehe… laen kali, kalo mo jalan-jalan, kontak gue dong, ta! beneran nih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *