Kota di Timur

kota di Timur
ladang senja yang siap dipanen
dan Sepinggan yang jingga
laksana perempuan ramah yang merentangkan tangan, pelukan berbuah rasa nyaman;
(tak lagi berbisik “aku menunggumu”, Sepinggan -perempuan yang menyunggingkan senyum itu- kali ini berucap “roda nasib akhirnya mempertemukan kita kembali”)

Mungkin singgah sejenak
ke tepian Melawai
dan ombak kecil-kecil; hangat pulau Tukung yang siap direngkuh
bola merah bundar di angkasa; air keperakan

atau ke bukit
tempat rumah-rumah cantik bercat putih
dan kilang minyak di tepi teluk
genit lampu kota saat gelap mengganti terang

Kota di Timur
esok pagi
dan langit biru
gugusan mega putih bersenandung

Saya pergi. Hanya sebentar. Burung besi yang saya tumpangi akan meninggalkan Jakarta esok pagi. (saya tidak terbiasa bangun pagi. setelah subuh ada waktu untuk tidur kembali. jadi jangan heran kalau penerbangan pagi, selalu membuat saya cemas. tapi saya punya ibu yang sigap. sangat sigap. dan penerbangan pagi bukan lagi momok yang menakutkan). Karena esok masih berpuasa, tidak ada ritual mengasyikkan di bandara; penerbangan pagi, secangkir coklat panas pagi, koran pagi dan duduk di sudut :)

Saya pergi. Hanya Sebentar. Adakah salam yang ingin kalian sampaikan pada perempuan ramah yang merentangkan tangan juga pelukan berbuah rasa nyaman? Pada dia… Sepinggan yang jingga.

22 thoughts on “Kota di Timur

  1. uh, asyiknya bisa pergi ke luar kota, ke luar pulau, ada yang ngongkosin pula. saya juga pengin. mau banget gitu. apalagi numpak montor muluk. jangan lupa victorinox dimasukin ke bagasi supaya gak disita petugas.

  2. kadang rindu yang sudah semakin membiru bisa bikin rasio makin tak menentu…, khabarnya ditunggu meski harus menunggu sewindu..

    Monrovia sudah pulih kembali setelah seminggu banyak asap kelabu membumbung dan peluru dari segala penjuru terus menggerutu sepanjang minggu..

    Diri ini berusaha menghitung hari sampai masa dimana sudah saatnya kembali ke kampung, bertemu keluarga dan handai-taulan…akankah kita bisa bertemu? :)

    Salam hangat dari West Africa!

  3. atta, thanks for calling ya? sayang ya cuma sebentar di sini… jadi kita nggak sempat ketemu. semoga kita bisa ketemu di lain waktu lain kesempatan ya ‘tta? salam balik dari made :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *